Nur R. Kusumastuti - Analisis Faktor-Faktor yg Berpengaruh thd Kecenderungan Kecurangan Akuntansi dgn Perilaku Tidak Etis sbg Variabel Intervening

Tugas Akhir / Skripsi Akuntansi
Disusun oleh: Nur R. Kusumastuti
Program Sarjana Universitas Diponegoro
Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi

Intisari:

Laporan keuangan merupakan akhir dari proses akuntansi yang dirancang untuk memberikan informasi kepada calon investor, calon kreditor, pengguna laporan untuk pengambilan keputusan bisnis (Fajria, 2010). Mengingat pentingnya laporan keuangan suatu perusahaan, maka laporan keuangan harus disusun sebaik mungkin sesuai dengan data yang akurat sesuai aturan akuntansi yang berlaku. Namun pada kenyataannya masih terjadi tindakan penyimpangan pada laporan keuangan suatu perusahaan, sehingga informasi yang ada dalam laporan keuangan menjadi tidak relevan dan tidak dapat diandalkan. Tindakan penyimpangan dalam laporan keuangan ini merupakan salah satu tindakan kecurangan akuntansi.

Kecurangan akuntansi sering terjadi dan meningkat di beberapa negara dan organisasi. Tindakan tersebut membawa kerugian bagi perusahaan dan investor. Selain kecurangan akuntansi, perilaku tidak etis juga mempengaruhi banyaknya penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di Indonesia (Fauwzi, 2011). Baik perilaku tidak etis maupun kecenderungan kecurangan akuntansi memiliki peranan dalam banyaknya korupsi di Indonesia.

Wilopo (2006) melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada perusahaan publik dan BUMN di Indonesia. Penelitian tersebut berhasil membuktikan bahwa kecenderungan kecurangan akuntansi dan perilaku tidak etis manajemen dapat diturunkan dengan meningkatkan keefektifan pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, moralitas manajemen, serta menghilangkan asimetri informasi. Sedangkan kesesuaian kompensasi tidak berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi dan perilaku tidak etis.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keefektifan pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, kesesuaian kompensasi, asimetri informasi, dan moralitas manajemen terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi dengan perilaku tidak etis sebagai variabel intervening pada perusahaan perbankan. Penelitian ini mengacu pada penelitian Wilopo (2006). Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah pada objek penelitian dan alat analisis penelitian. Data penelitian ini diperoleh dengan memberikan kuesioner kepada kepala cabang perusahaan perbankan di kota Semarang. Jumlah sampel yang digunakan yaitu sebanyak 49 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis PLS (Partial Least Square) melalui software SmartPLS. Sedangkan penelitian Wilopo (2006) menggunakan Amos 4.0 dengan objek penelitian pada BUMN dan perusahaan terbuka. Alasan pemilihan objek penelitian di industri perbankan dikarenakan perusahaan perbankan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan perusahaan lain. Industri perbankan mempunyai regulasi yang lebih ketat dibandingkan dengan industri lain. Dengan pertimbangan tersebut dan semakin banyaknya kasus kecurangan akuntansi yang melibatkan perusahaan perbankan, maka penting dilakukan penelitian kecurangan akuntasi untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi perusahaan melakukan kecurangan akuntansi.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor keefektifan pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, kesesuaian kompensasi, asimetri informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, sedangkan moralitas manajemen berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Penelitian ini juga menunjukan bahwa perilaku tidak etis berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Faktor keefektifan pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, kesesuaian kompensasi, asimetri informasi, dan moralitas manajemen berpengaruh signifikan terhadap perilaku tidak etis.

Artikel akuntansi terkait:

No comments:

Post a Comment

Skripsi Akuntansi - Headline Animator